
Hello Hive friends, I hope you are all well and blessed. I'm delighted to be back in the Garden community to share stories, activities, experiences, and more about gardening. Greetings to all community members and stakeholders.
In this post, I want to share a story about tomato farming and utilizing home gardens as productive areas. While I was traveling to Bener Meriah to install flower boards, I came across a tomato garden in an alley near the village office.
This tomato garden belongs to a local resident. What caught my attention as I passed by was that the tomato trees there seemed to grow taller than the ones I usually find in gardens. Curious, I got out of my vehicle and explored the garden area to examine the tomato plants.
This provided an opportunity for me to gain knowledge, conduct comparative studies, and emulate the tomato planting system. So, I believe there are always ways and opportunities to continue learning from the things we encounter around us, especially when it's something new, becoming a source of new knowledge and experience.
This experience will certainly teach me things I hadn't discovered before, things I didn't know before. So, it would be good if I implemented what I discovered in this garden to broaden my knowledge about tomato farming and growing methods.
Because tomatoes are a type of fruit that is often used in cooking and food processing, they have high market interest and potential. Furthermore, growing tomatoes is relatively easy, requiring only simple maintenance, watering, and composting.
The tomato garden I saw was planted in a plot of land measuring only about 5x10 meters. It looked quite small, but it was full of tomato plants. This wasn't a garden specifically located in a plantation area, but rather a home garden used for growing crops.
I thought this was a great idea: they were utilizing the home garden to create productive land. This meant the yard wasn't just an empty plot of land overgrown with weeds.
As a gardening area, loosening the surrounding soil is certainly crucial. Fortunately, this area of โโland has loose, black soil, a type of soil that is particularly fertile in our area. The soil, after being hoed and loosened, is then formed into small mounds.
These mounds serve as planting areas for tomato seeds. They are mounded and lined with plastic to prevent the seeds from being soaked in water. The black plastic covering the mounds prevents weeds from growing. The left and right sides of the mounds are slightly lowered to allow water to drain, preventing water from pooling in the area where the tomato plants have been planted during the rainy season.
What's interesting about these tomato plants is their strong stems and tall growth. They reach up to 1.5 meters tall, almost as tall as me when I stand next to them.
These tomato plants are over three months old and appear to have been harvested several times. Some of the fruit still appear green, while others are starting to turn orange, likely ready for harvest soon.
Because this is the umpteenth fruiting phase, the fruit doesn't appear too large, measuring around 5-8 cm in diameter. This still appears to be a normal size, with a good texture and no signs of rot.
To achieve a tall tomato plant, support the stems with bamboo poles. The main stems of the tomato plant are tied and tied to the bamboo poles to keep them upright. Ropes are also supported on the left and right sides of the tree to prevent them from swaying or falling over in the wind.
To help the stems grow strong and large, fertilizing with compost can be done. Other factors that support growth include regular watering and clearing the area of โโgrass and undergrowth.
Fertilization can be done routinely every 2-3 weeks. Watering should be done every morning and evening from 0-2 months of age. After 3 months, watering can be done only in the afternoon to maintain soil fertility. Once the plants reach the fruiting stage, watering should be reduced, focusing solely on pest control and fertilization to ensure good fruit production.
Halo sahabat Hive, semoga anda dalam keadaan sehat dan diberkati. Senang sekali saya dapat kembali di komunitas Garden untuk berbagi cerita, aktivitas, pengalaman, dan hal lainnya tentang kebun. Salam kepada seluruh anggota komunitas dan para pemangku kepentingan.
Pada postingan ini saya ingin berbagi cerita tentang perkebunan tomat dan pemanfaatan perkarangan rumah sebagai area yang produktif. Ketika saya pergi ke Bener Meriah untuk kegiatan pemasangan papan bunga, di disalah satu lorong yang dekat dengan kantor desa saya mendapati sebuah kebun tomat.
Kebun tomat ini adalah milik warga setempat, yang menarik perhatian saya ketika melewati kebun ini adalah karena pohon tomat di kebun itu tampat tumbuh lebih tinggi dari pohon tomat yang biasanya pernah saya temukan di kebun. Karena penasaran, akhirnya saya turun dari kendaraan dan memasuki sekeliling area kebun untuk melihat tanaman tomat tersebut.
Ini menjadi kesempatan bagi saya untuk mendapati ilmu, sebagai studi banding dan mencontohi sistem penanaman tanaman tomat tersebut. Jadi, saya pikir selalu ada cara dan kesempatan untuk terus belajar dari hal-hal yang kita temukan disekitar kita, terlebih ketika hal tersebut adalah sesuatu yang baru, menjadi pengetahuan dan pengalaman yang baru bagi saya.
Pengalaman ini tentu akan memberikan pelajaran bagi saya tentang hal yang belum saya temukan, tentang hal yang belum saya ketahui sebelumnya. Jadi, ini akan baik jika saya implementasikan apa yang saya temukan dikebun ini untuk menambahkan wawasan saya tentang perkebunan dan metode penanaman tomat.
Karena tomat merupakan salah satu jenis buah yang tergolong ke dalam komoditas sayuran yang sering dibutuhkan sebagai kebutuhan dapur untuk memasak dan pengolahan makanan, jadi tomat memiliki daya minat dan potensi yang tinggi untuk dipasarkan. Selain itu, proses penanaman tomat juga termasuk tidak sulit, hany dengan perawatan sederhana, penyiraman dan pemupukan kompos.
Kebun tomat yang saya lihat ini ternyata hanya ditanam dilahan yang luasnya hanya sekitar 5x10 meter, ini tampak sebuah lahan kebun yang cukup kecil, tetapi penuh dengan tanaman tomat. Pada dasarnya ini bukanlah kebun yang secara khusus terletak di area perkebunan, tetapi ini adalah halaman perkarangan rumah yang dimanfaatkan untuk menjadi tempat bercocok tanam.
Saya pikir ini adalah ide yang bagus, mereka memanfaatkan halaman perkarangan rumah untuk menjadi lahan yang produktif. Sehingga area perkarangan rumah tidak hanya sekedar menjadi lahan kosong yang ditumbuhi semak belukar.
Sebagai lahan untuk berkebun tentu proses penggemburan tanah disekitar menjadi hal yang terpenting, namun bagusnya area lahan rumah ini memiliki tanah tekstur gembur dan berwarna hitam, ini salah satu jenis tanah yang subur jika di wilayah kami. Tanah yang telah dicangkul dan digemburkan kemudian dibuat berbentuk menjadi sebagai tumpukan-tumpukan tanah yang berbentuk gundukan kecil.
Fungsi gundukan tanah tersebut adalah sebagai tempat untuk penanaman benih tomat, dibuat seperti gundukan dan dilapisi dengan plastik agar benih tidak terendam dengan air, sementara itu plastik hitam yang menutupi area gundukan berfungsi agar area tanah tidak ditumbuhi rumput. Sementara itu, disisi kiri dan kanan dari gundukan tanah tersebut dibuat sedikit lebih rendah, sebagai tempat aliran air, sehingga jika musim hujan, air tidak mengenangi area gundukan tanah yang telah ditanami pohon tomat.
Yang menarik dari pohon tomat ini adalah mereka memiliki batang yang kuat dan tumbuh dengan tinggi. Tinggi tomat ini mencapai hingga 1,5 meter, bahkan hampir sema dengan tinggi saya saat saya berdiri disisi pohon tomat.
Usia tanaman tomat ini telah mencapai lebih dari 3 bulan dan tampaknya telah dipanen beberapa kali. Beberapa buah tampak masih hijau dan beberapa yang lainnya mulai berwarna kuning orage, mungkin akan segera bisa dipanen untuk tahap selanjutnya.
Karena ini sudah fase pembuahan yang kesekian kalinya, jadi buahnya tampak tidak terlalu besar, ukuran diameternya sekitar 5-8 cm perbuah. Ini masih tampak ukuran yang biasa, dengan tekstur buah yang terlihat bagus, tidak ada pembusukan.
Hal yang perlu dilakukan untuk mendapatkan pohon tomat yang tinggi adalah dengan menopang batang tomat menggunakan tiang bambu. Batang-batang utama dari pohon tomat diikat dan dikaitkan dengan batang bambu agar tumbub berdiri tinggi, sementara itu disisi kiri dan kanan pohon tomat ditopang juga dengan tarikan tali agar tidak goyang dan rebah jika angin bertiup.
Agar batangnya bisa tumbuh kuat dan besar, bisa dilakukan pemupukan dengan metode pupuk kompos. Hal lain yang mendukung pertumbuhan adalah penyiraman yang rutin, dan pembersihan are tanah dari rumput dan semak belukar.
Pemupukan bisa dilakukan secara rutin 2-3 minggu sekali, sementara itu untuk proses penyiraman, dilakukan setiap pagi dan sore hari pada waktu usia tanam 0-2 bulan, memasuki usia 3 bulan, penyiraman dapat dilakukan pada sore hari saja untuk menjaga kesuburan tanah. Jika sudah memasuk usia pembuahan, dia tidak sering lagi melakukan penyiraman, dia hanya fokus pada penyemprotan hama dan pemupukan agar bisa menghasilkan buah yang bagus.












That concludes my post, I hope you enjoy it...
All photos were taken with Iphone 11>>>

Location Via https://worldmappin.com/ :[//]:# (!worldmappin 4.75472 lat 96.90652 long d3scr)
Regards,
@ponpase


You can check out this post and your own profile on the map. Be part of the Worldmappin Community and join our Discord Channel to get in touch with other travelers, ask questions or just be updated on our latest features.
Your small home garden was turned into a productive tomato farm. The tall, healthy plants shows that proper care, good soil and techniques can make a big difference. Itโs a great reminder that even limited space can produce abundant harvests.
Hi Mom, thank you for your feedback. Everything will be useful if we use it well, and of course, all the results are the result of hard work. Have a nice day.
Wow! The tomato has lots of fruits! Its really a good harvest you have. Also thanks for the tips, about planting of tomato. ๐ค๐ซถ๐ป
Thank you for feedback, nice day ๐
You're welcome ๐ค
A great ancient philosopher: [religious brainwash] Money for Nothing The Scientists, Fraudsters, and Corrupt Politicians Who Reinvented Money, Panicked a Nation, and Made the... 3/177
Please don't spam, or you'll be banned here. Thank you, nice day !!!